Keluarga Paduan Angklung Institut Teknologi Bandung

081809666554Call Us On

KPA ITB goes to OSLO, NORWAY

KPA ITB genap memasuki usia 44 tahun di 2016 ini. Di usia 44 tahun tersebut KPA ingin melestarikan  dan mengenalkan angklung ke cakupan yang lebih luas salah satunya melalui program penampilan luar negeri yang tahun ini dilakukan di Oslo, Norway. KBRI Oslo mengundang KPA-ITB sebagai satu-satunya wakil dari Indonesia yang turut memeriahkan Hari Ulang Tahun ASEAN ke-49 di Oslo, Norway dalam rangkaian acara ASEAN Cultural Night (ACN) 2016 pada 18 Agustus 2016. Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama KBRI dengan empat kedutaan besar ASEAN lainnya yaitu Filipina, Thailand, Vietnam, dan Myanmar. Ratusan pasang mata hadir dari berbagai kalangan yakni Pemerintah, korps diplomatik, kalangan bisnis, akademisi, pemerhati budaya, relasi masing-masing Kedubes dan tokoh masyarakat.

14102638_1200883893295364_6672277853706094239_n

14102575_1200883779962042_1134591289081473149_nPersiapan Keberangkatan KPA-ITB

 

Persiapan KPA-ITB untuk membawa nama kebudayaan Indonesia dilakukan sangat matang. Lebih dari tiga bulan lamanya Tim Oslo-kami menyebutnya-mempersiapkan aransemen musik, latihan, dan penggalangan dana. Tim Oslo terdiri dari 15 orang dengan latar belakang jurusan yang berbeda dan bervariasi dari KPA angkatan 2012 hingga 2015. Segala bentuk perjuangan dilakukan demi terwujudnya mimpi KPA ITB untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke masyarakat luar negeri pada setiap tahunnya. Penampilan di Oslo ini tergolong sangat spesial karena diundang oleh Kedubes secara langsung serta merupakan kedua kalinya KPA ITB mengenalkan Angklung ke bumi Eropa setelah penampilan di Jerman 2008.

 

14100328_1197229316994155_8334162509661916462_nTim Oslo KPA-ITB membawa bendera kebanggaan.

Pengalaman luar biasa dirasakan oleh Tim Oslo karena berkesempatan melaksanakan upacara peringatan kemerdekaan Indonesia ke-71 sebagai tamu terhormat kedutaan besar Indonesia di Oslo, Norway. 18 Agustus 2016 saat malam peringatan HUT ASEAN, Duta Besar Indonesia Bapak Yuwono A Putranto dengan bangga memperkenalkan budaya Indonesia melalui KPA-ITB kepada ratusan pasang mata masyarakat Oslo dan ASEAN. Penampilan orkestra angklung KPA ITB digelar dengan membawakan tiga lagu yaitu lagu Indonesia Yamko Rambe Yamko, My Heart Will go on, dan Mission Impossible. Penampilan tersebut mendapatkan sambutan yang sangat meriah sekaligus membuat KBRI Oslo bangga mengundang KPA ITB karena pada tahun ini KBRI lah yang menjadi tuan rumah pergelaran ACN sebagai peringatan HUT ASEAN.

14079610_1200932319957188_2743983963062840549_n

14079947_1200932296623857_3806894526300486121_nKPA-ITB pada upacara kemerdekaan RI ke-71

Pengalaman memperkenalkan budaya tak cukup sampai di malam itu. Pada 21 Agustus 2016, KPA-ITB diundang untuk menghadiri workshop angklung di Det Internasjonale Barnekunstmuseet (The International Museum of Children’s Art), Oslo, Norwegia. Pada kesempatan ini, KPA-ITB mengajarkan bermain angklung pada anak-anak Norway. Masyarakat Oslo sangat menyambut hangat kedatangan budaya Indonesia di sana, mereka belum pernah memainkan alat musik yang terbuat dari bambu itu. Direktur Museum, Angela Goldin mengucapkan terima kasihnya kepada KBRI dalam kerjasamanya mengenalkan keragaman budaya dunia pada anak-anak sedini mungkin. KPA ITB memberikan sentuhan manis pada workshop tersebut melalui lagu  Bamboo dance, My Heart Will Go On, dan lagu anak-anak Oslo “Bæ Bæ Lille Lam”.  Pengalaman pun tak berhenti di sini saja, Tim Oslo juga berkesempatan berkeliling dan menikmati kota Oslo, Norway yang dipandu oleh perwakilan KBRI di sana.

13920854_1194633710587049_1630706245670707333_n

14021515_1200932499957170_2172306841196754383_nKPA-ITB di ACN 2016

14045778_1200884416628645_3264215910913719982_n

14102262_1201417089908711_4381980539039057423_n

14068129_1200884336628653_3185749091351899584_n

14222222_1206545299395890_6323986433626618430_n14088672_1197229686994118_6841890409986742991_nEkplor Oslo, Norway

Tim Oslo telah berkontribusi besar pada mimpi KPA-ITB untuk senantiasa melestarikan budaya angklung dan mengenalkannya ke cakupan dunia yang lebih luas. Mereka memiliki cerita dibalik perjuangannya untuk mewujudkan mimpi KPA-ITB. Semoga dengan adanya KPA-ITB goes to Oslo, Norway ini membuat KPA-ITB dan pemuda-pemuda yang berjuang melestarikan budaya agar lebih mencintai budaya negeri , melestarikannya dan mengenalkan pada dunia betapa indah dan beragamnya kebudayaan bangsa kita. (jay)