Keluarga Paduan Angklung Institut Teknologi Bandung

081809666554Call Us On

Bagaimana Cara Memainkan Angklung?

Angklung? Hmmm.. pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan kata terebut. Ya, angklung adalah suatu alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat yang terbuat dari bambu. Bambu tersebut disusun sedemikian rupa agar dapat menghasilkan suatu nada tertentu. Lantas, bagaimana cara memainkan angklung dengan baik dan benar? Berikut adalah beberapa teknik dalam memainkan angklung.

Sebelum kita mengetahui berbagai teknik dalam memainkan angklung, ada baiknya kita mengetahui cara memegang angklung dengan baik dan benar. Seperti yang terdapat pada gambar di atas, posisi tabung besar angklung berada di sebelah kanan, dengan tangan kiri menggenggam angklung dari tengah dan tangan kanan memegang bagian sebelah kanan bawah dari angklung. Posisikan tangan kiri lurus (tidak menekuk) agar angklung dapat tertopang dengan kokoh. Untuk yang bertangan kidal, posisi tangan dan angklung diletakkan sebaliknya. Jika kita memainkan lebih dari satu angklung, maka angklung yang berukuran lebih besar diletakkan lebih dekat dengan badan.

 

Setelah kita mengetahui bagaimana cara memegang angklung dengan baik dan benar, kita dapat mengetahui berbagai teknik dalam memainkan angklung. Teknik bermain angklung terdiri dari 3 macam, yakni Krulung, Centok, dan Tengkep.

Krulung

Teknik krulung yaitu memainkan angklung dengan cara menggetarkan angklung secara panjang sesuai dengan nilai nada yang ingin dimainkan, sehingga nada yang dimainkan saling sambung menyambung dan tidak terputus-putus.

Centok

Teknik centok yaitu memainkan angklung dengan cara tidak menggetarkannya seperti biasa, tetapi dengan cara diketok sehingga menghasilkan bunyi angklung yang pendek. Untuk memainkan teknik centok ini anda harus sedikit memiringkan posisi angklung dan tabung dasar kanan angklung dipukulkan pada tangan kanan anda.

Tengkep

Teknik tengkep yaitu memainkan angklung dengan cara menahan dan menutup tabung kecil sehingga tidak ikut berbunyi. Teknik ini digunakan untuk menghasilkan suara angklung yang lebih halus.(Ghani)